Rabu, 08 Juni 2011

HIKMAH,MAKNA DAN CINTA

                                                                           
Terasa lega dan hilang capainya saat pulang kerja,disambut anak (tentu saja dengan istriku yang selama ini setia mendampingiku) dengan senyum dan kegembiraan. Ini adalah obat yang tidak dapat diperoleh di manapun di dunia ini.
“Papa pulang…papa pulang…” Tika,anakku yang pertama menyambutku plus senyum gembira dan cerianya seorang anak.
“Pa,kim…” Bagas,anakku yang kedua (2.5 tahun),masih belum bisa mengucapkan  satu kalimat dengan lengkap dan jelas. Kim itu artinya Cream (es cream).
Menghadapi kedua anakku,aku hanya tersenyum saja. Kalau yang besar memang sudah tahu,tapi yang kecil tahunya aku pulang kerja ya harus bawa es cream kesukaanya.
“Memang Dede mau es cream?” tanyaku pada anakku,Bagas. Dengan tatapan bening dan lucu anakku mengganguk mengiyakan.
Masuk ke dalam rumah,istriku menyambut dengan mesra dan senyum manisnya,sementara kedua anakku nempel terus kayak perangko.
Mereka baru pergi,setelah mendapat receh untuk beli jajan,kebetulan tempat belinya ada di depan rumah,dipisahkan satu jalan perumahan di depan rumah.
Terima kasih buat istriku yang begitu setia menemaniku dalam suka dan duka. Dengan kalian istri dan anakku,aku siap menghadapi tantangan hidup yang sedang dan akan menghadang.
Kopi manis yang kuminum sepertinya kurang manis,dibanding dengan melihat kalian tersenyum dan berbahagia.
Kalian adalah sumber semangat dalam hidup plus cinta dan gairah. Entah apa jadinya aku tanpa kalian di sampingku.
Kalian terlalu berarti dalam hidupku.Darah kehidupanku yang mampu membuatku sanggup mengalir dahsyat dalam tubuhku.
Cinta dan kasih sayang kalian terasa begitu sangat berharga dan bernilai.Kalian adalah kehidupanku yang sebenarnya.
Aku bisa kuat dan tegar juga karena kalian,bukan hanya karena namaku.
Kembali kuseruput kopi yang dihidangkan istriku,dan optimisku sepertinya keluar ribuan lipat.Bukan karena kopi ini tapi karena cinta dan kasih sayang kalian yang penuh dengan hikmah dan makna.
Terima kasih buat istri dan kedua anakku tercinta,aku pasti mampu.Aku yakin,pasti...!!!

Selasa, 07 Juni 2011

DI ANTARA DUA PILIHAN

Sore hari menemani dua anak,jalan-jalan di sebuah pertokoan di dalam area perumahan.
Tempatnya tidak jauh dari tempat kami tinggal.Biasalah,yang namanya jenuh bukan hanya milik aku sebagai orang tua,bapak dari dua anak.Ternyata,kedua anakkupun punya rasa jenuh.
"Bapak...yuh jalan-jalan..." anakku yang pertama,baru 6 tahun,2 Juni kemarin,Tika namanya,mengajakku sore itu.Sementara anakku yang kedua,masih kecil,usia baru 2.5 tahun,meloncat-loncat kegirangan.Padahal aku belum juga menyatakan setuju.Tapi keduanya sepertinya yakin kalau aku menyetujuinya.
Sore itu,meski matahari sudah tertelan cakrawala di ufuk barat,namun rasa panas dan gerah sepertinya masih cukup terasa.Pantesan,kedua anakku sangat senang saat aku menyatakan rasa setuju,"Yo...kita jalan-jalan."
Namanya juga jalan-jalan di pertokoan,tentunya yang ada barisan toko dan ruko di sepanjang jalan.Aneh memang anak sekarang,minta jalan-jalan kok di pertokoan.Yah,mungkin sudah jamannya kali.
Sedikit berbeda dengan masaku saat masih kanak-kanak,yang namanya jalan-jalan ya bener jalan-jalan.Misalnya,jalan ke sawah,empang,kolam,danau,tegalan,rawa,lapangan dan paling banter masuk ke lahan tebu,sembari nyicipi manisnya tebu milik warga. Paling-paling kalau ketahuan,mungkin ditangkap dan dibawa ke Kalibagor suatu daerah di Banyumas.Sebutan Kalibagor adalah sebutan yang lazim untuk Perusahaan pabrik gula di daerahku di Purwokerto.
Lha kalau anak sekarang yang namanya jalan-jalan,bukan semata jalan pakai kaki,tapi naik kendaraan......
Ngomong-ngomong aku dah cape nih,dilanjut besok lagi,ya? Besok aku mau kerja dan tentunya bangun pagi harus dalam keaadaan segar,khan? Klilan...!!!

Minggu, 05 Juni 2011

KUMPULAN YANG BERSERAKAN...!!

Terasa aneh sepertinya judul yang kami tulis,sama akupun merasakan hal yang sama. Apa yang kukumpulkan yang merupakan kumpulan dan apa sebenarnya yang dimaksud berserakan itu?
Dasarnya adalah pusing,betapa nggak pusing jika memerlukan sesuatu tetapi kita harus mencari dan mencari sampai apa yang ditemukan bisa kita dapatkan.
Mungkin kalau mencari duit,jika kita tidak mempunyai,maka ada banyak cara yang dapat kita lakukan,antara lain :
1. Bisa pinjam,mungkin kepada saudara,teman,kakak,adik,bibi,paman,kakek,nenek,mbah kakung,mbah putri,ibu dan bapak atau siapapun yang mempunyai dan mau menolong kita.
2. Jual atau lelang barang kita,dengan harga murah tentunya,kecuali kita orang terkenal sehingga barang kita yang tadinya murah bisa laku dengan harga tinggi. Tapi kalau kita dari kalangan pas-pasan atau kurang,siapa pula mau beli dengan harga tinggi. Bisa laku saja sudah syukur.
3. Perhiasan atau emas atau berlian atau barang berharga lainnya mungkin bisa laku dengan harga tinggi,itupun kalau kita punya he...he...he...
4. Ke Bank,ambil uang dengan cara tarik tunai melalui kasir atau kalau mau yang praktis melalui ATM dengan Kartu Debet dan Kartu Kredit,beres khan! Itupun kalau kita punya uang di Bank dan punya Kartu Kredit,iya khan?
5. Nodong...!!! Ga boleh,ini melanggar hukum.
6. Malak...!!! Ini juga ga boleh,lagian mau malak siapa,ntar salah-salah bisa ketanggor aparat,tambah runyam.  
Lagian apa bangganya punya sesuatu dari modal malak? Bukan apa-apa,ini masalah moral.
7. Nipu,nyolong,nyopet...ini sih kayak ga ada jalan lain. Tapi kalau bisa...
8. Cari yang halal,tenang di hati,tenang di jiwa..!!! Kalau yang ini akur dah...!!!
Sebenarnya banyak cara mendapatkan uang atau duit atau money,tapi ga mungkin aku sebutkan satu persatu,terlalu banyak.
Tapi bukan ini sebenarnya...
Apa yang ditulis di atas hanya sebagai gambaran atau misal jika kita ingin mendapatkan sesuatu atau uang. Namun Bukan uang atau bisnis yang kami tawarkan,karena maaf ini adalah blog pribadi tapi umum boleh juga membacanya. Tapi jika anda ingin bisnis dan uang,bukan di sini tempatnya.
Karena aku bukan ahlinya mengumpulkan uang atau piawai di bidang bisnis,apa lagi menawarkan kepada anda,lha wong aku saja pusing dan mumet mikirin apa rencanaku dan apa tindakanku? Jika aku sudah susah,ngapain nawarin pada sampeyan. Iya,tho?
Penasaran yah? Khan masih bisa dilanjutkan besoknya lagi? Jangan mumet,karena aku ga tahu bagaimana ngobati dan memberikan obat yang manjur alias tokcer itu. Permisi dulu,ya? Klilan...